Gajian 7 Juta Dari Tip GoPay – Studi Kasus Nyne Comics

Dari minggu lalu, kami dari KaryaKarsa emang ngomongin Nyne Comics terus. Gimana nggak, dari banyak kreator yang sudah mulai menikmati kontribusi dari penikmat karya, dia termasuk salah satu yang melesat cukup pesat. Makanya, kami rasa apa yang dilakukan Nyne Comics perlu kami bagikan ke kreator-kreator yang lain. 
Informasi tersebut kami rangkum dalam presentasi yang ditampilkan pada acara Pertemuan Kawan Karya #2 kemarin di Connectoon, MBloc, Jakarta Selatan,  dan kini siap disantap Anda!

Beberapa poin yang perlu kami garisbawahi dari studi kasus ini, yang patut kita contoh:

  1. pasang link halaman KaryaKarsa di profile/bio, dan di post socmed
  2. miliki jadwal konten yang konsisten
  3. bikin konten yang bikin penasaran, sehingga orang mau membayar untuk melihat keseluruhannya
  4. miliki tingkat dukungan dengan harga yang sesuai untuk berbagai kemampuan membayar
  5. eksperimen format, isi dan harga tingkat dukungan terus sampai ketemu yang cocok dan efektif

Klik di bawah ya kalau mau liat keseluruhan presentasinya!

KaryaKarsa – Connectoon Talk Vol 7 – Gajian 7Juta Dari Tip GoPay via KaryaKarsa from Ario Tamat

Pentingnya Fans Untuk Kreator

Fans penting untuk makanan seperti sate atau masakan lain yang dibakar, apalagi buat kreator. Eheehehe. Hehehehehehheh.

Salah satu hal yang kami cek dalam proses kurasi kami dalam memilih kreator yang dapat masuk dan berkarya di KaryaKarsa, adalah status akun medsosnya. Mau tidak mau, kehadiran dan interaksi dalam medsos menurut kami adalah salah satu tolak ukur penting dalam membangun karir seorang kreator. Dan iya, salah satu pertimbangannya adalah jumlah followers.

Sebenarnya yang penting bukan jumlah followersnya – saya yakin banyak Kawan Karya di sini yang jumlah followernya belum sampai belasan ribu sekalipun. Tapi follower-follower Anda adalah orang-orang yang paling potensial menjadi fans Anda, baik itu cuma 10 orang maupun 100 ribu orang.

Tunggu, bedanya apa sih followers dengan fans?

Kalau followers itu sebenarnya angka akun medsos lain yang mengikuti akun Anda; tidak lebih, tidak kurang. Kalau fans itu orang yang memang menyukai karya Anda, yang sebenarnya memiliki berbagai tingkatan lagi, tergantung seberapa suka mereka terhadap karya-karya Anda. Makanya kami bilang, yang penting untuk kreator itu fans, bukan followers.

Gimana caranya bedain followers dan fans?

Kemungkinan besar mereka akan berinteraksi dengan akun medsos Anda. Like, komen, apapun itu, dalam bentuk yang positif. Ya, haters juga akan berinteraksi dengan akun medsos Anda, tapi rasanya kecil kemungkinan bahwa suatu saat mereka akan membeli sesuatu dari Anda. Jadi fokuslah pada mereka yang memang berinteraksi secara positif.

Mulai bikin database fans

Apapun karya Anda, coba mulai membangun sebuah database dari fans Anda. Kumpulkan nama, email, dan detail lain yang mungkin relevan (dan mereka rela beri, ya). Lakukan sebuah kegiatan yang membuat mereka mau untuk memberikan data. Contohnya, kalau di KaryaKarsa, semua pendukung pasti akan memberikan data nama dan email, kan 🙂

Bandingkan follower social media dengan database email fans

Coba cek lagi list follower Anda di medsos yang paling aktif, dan bandingkan dengan database email fans. Berapa persen follower yang kamu miliki datanya? Apakah memang mereka yang sering berinteraksi dengan Anda? Apakah mereka sudah pernah membeli sesuatu dari Anda, atau berkontribusi dengan cara lain? Perhatikan baik-baik nama-nama mereka, terutama yang aktif. Suatu saat, mereka akan jadi “sahabat” Anda.

Menggunakan tools untuk menghimpun data fans dan berkomunikasi dengan mereka

Kalau Anda merasa sudah saatnya mengumpulkan data yang lebih komprehensif, Anda dapat menggunakan tools seperti Google Forms atau Typeform (atau, dapat menggunakan fitur ekspor data di KaryaKarsa). Kemudian, mulai secara reguler berkomunikasi via email menggunakan Mailchimp atau Mailtarget. Ingat – tidak mungkin mereka akan langsung berinteraksi hanya dengan satu email; Anda harus membangun reputasi Anda, sama saja dengan membangun followers di medsos.

Komunikasi dua arah

Jangan sampai komunikasi Anda dengan fans – baik itu yang followers di medsos, atau yang dalam database email Anda – hanya satu arah saja. Tanggapi komen, balas email, dan cari tahu lebih banyak soal mereka. Dengarkan masukan, atau protes mereka. Cari tahu apa yang mereka suka (misalnya, dengan fitur polling di medsos), atau berkaryalah menanggapi hal-hal yang penting buat mereka.

Kami dari KaryaKarsa bukan yang paling pandai soal fans dan followers, tapi setidaknya pola-pola ini yang kami lihat paling umum digunakan oleh kami sendiri dan rekan-rekan kreator yang kami kenal. Tetap saja, awal mulanya di karya Anda, dan karena itu, kasusnya pasti akan sedikit berbeda untuk tiap kreator. Nah dengan KaryaKarsa, Anda dapat lebih mudah bereksperimen (jie promo lagi, ed).

Selamat berkarya!

Kalau ada masukan, tips, sanggahan soal topik fans dan followers ini; atau mau jadi penulis tamu untuk jurnal kami, email saja ke ario[et]karyakarsa[dot]com ya. Lebih oke lagi kalau kirim voucher martabak.

Tipping Jar: Cara Cepat Mengaktifkan Dukungan Dari Fans

Menjadi kreator itu bukan sesuatu yang mudah. Ada banyak orang yang memiliki bakat – sesuatu yang tentunya berbeda-beda untuk tiap orang – namun, untuk mewujudkan bakat itu menjadi sebuah karya, butuh dorongan atau rangsangan yang kuat. Selain itu, membuat karya yang baik itu pastinya memerlukan disiplin berlatih yang tidak main-main, walaupun seringkali pekarya di sekitar kita membuatnya tampak mudah. 

Menurut diskusi saya dengan beberapa kreator, salah satu tantangan utama menjadi kreator kini adalah konsistensi – yang saya artikan sebagai bagaimana caranya membuat karya secara berkesinambungan dengan kualitas yang sama ataupun cenderung naik. Padahal, proses kreasi itu belum tentu sesuatu yang dapat terjadi setiap saat, apalagi kalau membutuhkan dorongan atau rangsangan. Jawabannya pastinya berbeda-beda untuk setiap kreator. 

Sepertinya tantangan ini yang banyak ditemui kreator, saat kami mengajak mereka untuk melakukan sesuatu di KaryaKarsa. Saya bikin apa ya? Mulai dari mana? Apa ya yang bikin fans mau bayar? Pertanyaan-pertanyaan ini, menurut saya, sulit dijawab secara umum, karena lagi-lagi, kasusnya pasti berbeda-beda tiap kreator. Jadi apa yang bisa dilakukan? 

Sebelumnya saya sudah pernah menulis soal beberapa panduan mengenai perencanaan kegiatan berkarya atau konten di KaryaKarsa – saat ini, saya ingin menaruh fokus pada sebuah pilihan yang rencananya akan menjadi pilihan default untuk kreator yang baru mendaftar di KaryaKarsa — tipping jar

Tipping jar ini berlaku kalau fans ingin mengapresiasi pekerjaan dan karya seorang kreator tanpa berharap mendapatkan sesuatu kembali. Seperti tip jar yang suka ada di meja kasir restoran atau dibawa oleh penyanyi jalanan, kita sebagai konsumen akan memberikan tip sebagai tanda apresiasi. Jadi, kreator yang masih bingung mau menawarkan apa pada fansnya, bisa memulai dengan tipping jar dahulu, dan memastikan bahwa setiap akun media sosial, atau malah setiap posting, mengingatkan fans bahwa ada tipping jar. Kalau suka karyanya, tak ada salahnya diberi tip, kan? 

Untuk setiap kreator yang mendaftar ke KaryaKarsa dan lolos kurasi, otomatis akan kami aktifkan sebuah tipping jar dengan besaran Rp 10.000 setiap transaksi. Kami berharap ini menjadi katalis untuk kreator dapat mulai merencanakan tawaran yang lebih beragam untuk fansnya, dengan memulai dari sesuatu yang paling sederhana. 

Untuk yang belum daftar KaryaKarsa, cepetan! Pastikan Anda termasuk kreator yang akan ikut pada peluncuran awal kami di akhir bulan ini.   

Mau Bikin Apa di KaryaKarsa? Diskusi Dengan Pugar Restu Julian dari thedyingsirens

Minggu lalu, saya duduk bareng Pugar Restu Julian dari thedyingsirens di Googoo Radio, bercerita sedikit soal KaryaKarsa, dan sekalian ngobrol soal thedyingsirens bisa ngapain aja di KaryaKarsa. Mungkin bisa membantu buat yang masih lagi merancang mau ngapain.

Ada pertanyaan dan masukkan? Jangan ragu untuk email kami di ario[et]karyakarsa.com.

Menjawab “Saya Kreator, Saya Bikin Apa Di KaryaKarsa ya?”

Rasanya baru sebulan lewat semenjak kami mengumumkan KaryaKarsa.com ke dunia, tapi sebenarnya kami sudah mulai berdiskusi dengan beberapa kreator mengenai rencana ini. Karena memang konsep KaryaKarsa relatif baru, selain menjelaskan konsep KaryaKarsa itu apa, kami juga sering ditanya balik, “saya bikin apa ya?”. 

Pertanyaan ini sangat wajar – karena ini sesuatu yang baru, sulit membayangkan apa yang perlu dilakukan untuk berkarya dengan didukung lewat KaryaKarsa. Jadi, selain mengumumkan beberapa kreator dalam minggu-minggu kemarin, kami juga memutuskan untuk membuat sebuah artikel yang setidaknya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering kami temui saat berdiskusi dengan kreator.

Continue reading “Menjawab “Saya Kreator, Saya Bikin Apa Di KaryaKarsa ya?””